Official statement on band’s homepage:

“It’s with some sadness and great relief to tell you that I quit Oasis tonight. People will write and say what they like, but I simply could not go on working with Liam a day longer.

“Apologies to all the people who bought tickets for the shows in Paris, Konstanz and Milan.”

===

In a statement posted to the bandโ€™s MySpace page, Noel says he could no longer work with his brother.

What the … !?!?!?! Noel Gallagher berhenti dari Oasis. Noel, sang lead guitar, sang masterplan dibalik puluhan lagu2 keren Oasis, KELUAR. Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaakk !!!

Td liat status FB temen saya, bilang kalo “Noel quitting oasis.. beneran atau sensasi ?” Kaget saya !!! Truss cari2 beritanya.. eh taunya di Oasisinet.com (yg merupakan official website Oasis) ada pernyataannya. (itu yg saya quote di atas)

Adooohh… ๐Ÿ˜ฆ Mudah2an ini cuma bikin sensasi aja.. cuma hoax aja. Dulu2 kan dah sering tu, kalo ada salah satu (Liam or Noel) absen, truss di gosipin keluar, tp ternyata bae2 aja n jalan terus.. Mudah2an kayak gitu. Tapi klo ngeliat bahwa pernyataan berhenti itu diposting di official website, kayaknya kali ini Noel beneran serius neh cabut… *sigh* hiks

It’s a sad, sad day for an OASIS fans, like me

Buat yg udah nonton DVD Lord Don’t Slow Me Down, kan emang dah ada tu klo Noel & Liam emang ketemu di atas panggung aja, dateng ke venue sendiri2, setelah konser partynya juga sendiri2.. liam ama rombongannya, noel juga.. ajaib aja masih bisa nelorin album..

Nasib Oasis gimana yak ? Belom ada pernyataan resmi tentang kelangsungan hidup band favorite saya ini. Emang siih 2 album terakhir Liam juga Gem n Andy dah bisa bikin lagu2 yg asik, taaaaaaaaaaaapi.. tetep aja bakal berasa ada yg kurang klo gak ada Noel

Aargghh.. I feel sick… nonton konsernya aja blom kesampaian, Noel dah keluar

Iklan
Relator
by Pete Yorn & Scarlett Johansson

When I met you,
I didn’t know what to do. I was tired,
I was hungry,
I fight. Now I’m away,
I write home everyday and I see you on the TV at night.
(Chorus)
You can see that life’s for us to talk about.
You can leave whenever you want out.
Whoa.
You don’t relate to me,
no girl,
you don’t respect to me,
no girl,
no girl. Oh yeah.When I met you,
I didn’t know what to do,
but I noticed that I didn’t really feel.
Now you’re away,
you write home everyday. I don’t beg,
I don’t borrow,
I steal.
(Chorus)
You don’t think that life’s for us to talk about.
You can leave whenever you want out,
you want out. Well,
you don’t relate to me,
no girl. You don’t respect me,
no girl. (you can leave when ever you want out)
And you don’t relate to me,
no girl. And you don’t respect me,
no girl. (You can leave whenever you want out)
No you don’t relate to me,
no girl. And you don’t respect me,
no girl. No girl. Yeah.

https://i0.wp.com/www.rockworms.com/wp-content/uploads/2009/07/pete_yorn_scarlet_johansson_relator1.jpg

Yaak! Ini adalah lirik single pertama dari album kolaborasi antara Pete Yorn & Scarlett Johansson (Yup! Bintang film yg cantik dan sexy itu loh :D). Lagunya enak sekali oi !!! Intip dengar lagu dan videonya di myspace Scarlett Jo : http://www.myspace.com/scarlettalbum. Albumnya berjudul Break Up dan akan rilis 15 September 2009. Tp yah seperti biasa, albumnya dah keburu bocor di internet ๐Ÿ˜€

Pete Yorn mengajak Scarlett Johansson berduet setelah terinspirasi saat Serge Gainsbourg bikin album dengan Brigitte Bardot pada tahun 60an. Musisi ngajak duet bintang film. Sama juga seperti She and Him (Zooey Deschanel di ajak duet M. Ward).

Sebenarnya tahun lalu, Scarlett Johansson sempat merilis album solo, Anywhere I Lay My Head. Tapi bagi saya, album itu terasa “berat.” I don’t have any problem with Scarlett Johansson voice, tp memang materi di album itu aja yg “berat.” Nah awalnya saya juga tidak terlalu antusias menunggu rilisnya album ini, tp ternyata setelah mendonlodnya, lalu mendengernya untuk pertama kali, whoaaa!! ini album yg bagus. Ringan, simple and catchy. Enak deh di kuping. It’s a nice sweet album. Lagu2 ciptaan Pete Yorn tampak asik sekali dibawakan oleh Scarlett Johansson.

I will most definitely buy the album !!!

https://i0.wp.com/www.lazermusica.com/blog/wp-content/uploads/2009/08/scarlett-johansson-break-up-pete-yorn.jpg


Ouch !

Agustus 19, 2009

Halo!

Baru saja 2 hari saya kembali di depok. Bisa online lagi dah. Sebelumnya selama seminggu saya mudik ke magelang untuk nyekar ke makam ibu dan eyang kakung. Sebentar lagi kan mo puasa bulan ramadhan.

Hmm.. ada apa aja neh yg saya lewatkan seminggu tak online ? Yang pasti sih saya terlewatkan banyak mp3 album2 keren dari genre favorite saya… Indie & Post-rock. Saatnya mengejar ketertinggalan. Lalu musti nulis DVD Review lagi buat Flick. Yang alhamdullilah udah kelar. Empat DVD yg gw review buat edisi 3 adalah dvd film I Love You, Man; Fanboys; Tyson; and Haunting in Conneticut.ย  Mudah2an pak Titoe berkenan hahahah.

Saya kerjakan dengan kondisi telapak kaki kiri yg nyeri neh. Kayaknya sih Asam Urat. Tadinya saya kira salah urat ๐Ÿ˜€ Yah soalnya terasa sakitnya malam hari saat kedatangan saya kembali ke depok setelah nyetir mobil seharian dari Magelang. Tp di urut2 sambil pake saleb counterpain, kok gak ilang2 nyerinya. Damn !!! Bisa-bisanya.. Ouch !!! Sakit euy klo untuk digunakan berpijak. Terutama dengan sisi luar. Jd terpincang – pincang neh klo jalan. Duh mudah2an segera sembuh n ilang neh nyeri di kaki ๐Ÿ˜ฆ

Oh iya, karena minggu depan sudah puasa bulan Ramadhan, saya mo ngucapin Selamat Menjalankan Ibadah Puasa bagi kalian umat Muslim. Happy Fasting yak! Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT. Amin

Akhirnya sempat juga nulis buat mempromosikan majalah ini. Yup… ini adalah cara baru menikmati majalah film. Dengan menu2 interaktif, pembaca tidak hanya membaca tp dapat langsung melihat trailer juga cuplikan soundtrack. Segera daftar di websitenya n donlod majalah ini. Sudah tersedia 2 edisi, yaitu edisi #0 n #1. Edisi #2 akan terbit awal Agustus ini.

Kebetulan, di edisi #1 saya contributor untuk DVD Review. Yg ke-2 juga sih.. tp blom tau kepake atau tidak hahahah ๐Ÿ˜€

Truss buat yg mo pasang iklan juga boleh. Nanti saya hubungi dengan pihak Flick Magz-nya.

FLICK adalah sebuah majalah film interaktif yang dibentuk olehsekumpulan penggila film yang bertemu di sebuah forum internet, pada forum itu sering terjadi interaksi dan diskusi mengenai perkembangan film nasional maupun internasional.

Karena seringnya interaksi yang tercipta, timbul inisiatif untuk mengembangkan hobi ini menjadi sebuah media khusus mengulas segala aspek dunia perfilman yang dikumpulkan dari berbagai sumber informasi, merangkumnya untuk kemudian disebarkan untuk khayalak umum terutama penikmat film.

Bentuk media yang digunakan adalah media baru yang interaktif berbentuk file digital dalam sebuah CD yang bisa dioperasikan melalui perangkat komputer. Nantinya media ini bisa didapatkan di berbagai tempat penyebaran yang dituju dan bisa diunduh melalui internet.

PRESS RELEASE

Flick Magazine: The First Digital Movie Magazine in Indonesia

Flick Magazine adalah sebuah majalah film digital interaktif yang dibentuk oleh sekumpulan penggila film yang bertemu di sebuah forum internet, pada forum itu sering terjadi interaksi dan diskusi mengenai perkembangan film nasional maupun internasional. Karena seringnya interaksi yang tercipta, timbul inisiatif untuk mengembangkan hobi ini menjadi sebuah media khusus mengulas segala aspek dunia perfilman yang dikumpulkan dari berbagai sumber informasi, merangkumnya untuk kemudian disebarkan untuk khalayak umum terutama penikmat film di Indonesia.

Bentuk media yang digunakan adalah media baru yang interaktif, berbentuk file digital yang bisa dioperasikan melalui perangkat komputer. Media ini bisa didapatkan di berbagai tempat penyebaran yang dituju dalam bentuk CD dan bisa diunduh melalui website. Flick Magazine terbit di awal minggu pertama pada setiap bulannya. Flick Magazine bisa diunduh melalui website Flick secara gratis dengan melakukan registrasi terlebih dahulu. Setelah melakukan registrasi, member akan mempunyai akses untuk mengunduh Flick Magazine seluruh edisi tanpa dikenai biaya apapun. Gratis.

Keunggulan Flick Magazine terletak pada layanan interaktif yang tidak didapat di majalah cetak pada umumnya. Fitur utama dari Flick Magazine adalah adanya trailer film yang bisa disaksikan sambil membaca majalahnya, selain itu pembaca juga bisa sambil menikmati sajian musik di halaman review music soundtrack. Keunggulan lain adalah pembaca bisa langsung terhubung dengan website yang dituju jika mengklik pada link yang tersedia pada halaman-halaman Flick. Iklan yang ditampilkan di Flick Magazine juga sangat memungkinkan didesain secara interaktif (memuat video, audio dan animasi). Karena Flick Magazine melakukan distribusi melalui jaringan internet, maka saluran distribusi Flick Magazine tidak hanya terpaku di Indonesia saja, semua masyarakat di seluruh dunia bisa membaca dan menikmati Flick Magazine.

Website Flick Magazine selain menjadi tempat untuk mengunduh majalah ini setiap bulannya, juga berfungsi sebagai portal berita film. Setiap hari, kami menyediakan news update terbaru tentang dunia perfilman nasional maupun internasional. Semua info film, event film, agenda film, bahkan poster, teaser dan trailer film terbaru bisa dinikmati di Website Flick Magazine. Selagi menunggu tim redaksi Flick Magazine mempersiapkan edisi berikutnya, siapapun bisa terus meng-update berita tentang dunia perfilman di website Flick Magazine.

Flick Magazine dibentuk pada bulan Februari 2009 oleh 5 orang penggagas (Titis Sapto, Fathoni Arrozi, Fariz Budiman, Rizqi Noorhusaga dan Yuwanto Joe), diperlukan waktu beberapa bulan untuk riset, pematangan konsep, pembentukan tim, membuat edisi 0 untuk survey ke beberapa sampel sampai akhirnya pada akhir bulan Juni 2009, Flick Magazine edisi 1 sekaligus website Flick (http://www.flickmagazine.net) berhasil diluncurkan.

Peluncuran edisi perdana Flick Magazine termasuk dalam kategori istimewa karena dilakukan berbarengan dengan keikutsertaan Flick Magazine di pameran Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2009 yang diadakan di Jakarta Convention Center selama 4 hari (25-28 Juni 2009). Dalam pameran itu, Flick Magazine berada dibawah naungan Kementerian Riset & Teknologi (RISTEK).

Menjelang peluncuran edisi kedua, Flick Magazine berkesempatan berpartisipasi pada dua event sekaligus, yaitu Boemboe Forum 2009 (Forum Film Pendek Tahunan) di Istituto Italiano di Cultura Jakarta pada 1 Agustus 2009 dan PECHA KUCHA Vol.3 โ€œCREATICITYโ€ di Jakarta Convention Center pada 2 Agustus 2009.

Flick Magazine juga bekerjasama dengan beberapa event dan festival film seperti Boemboe Forum 2009 (Forum Film Pendek Tahunan) dan Europe on Screen (Festival Film Eropa) 2009.

Enjoy the digital movie magazine experience!

For more information:

Website: http://www.flickmagazine.net

Email: info@flickmagazine.net

Facebook Group: http://www.facebook.com/group.php?gid=75655036851
Facebook Page: http://www.facebook.com/pages/FLICK-Digital-Movie-Magazine/93347457098

Twitter: http://www.twitter.com/flickmagazine


Regards,

Titis Sapto Raharjo
Editor-in-Chief
Flick Magazine
The First Indonesian Digital Movie Magazine
http://www.flickmagazine.net

Come Back Home !

Agustus 1, 2009

Back again!!

Yaah.. di postingan sebelumnya (itu yg di bawah), gw bilang blog ini pindahan ke http://www.mywonderwalls.com.. tp setelah jalan beberapa hari kok jd males yak ๐Ÿ˜€ Terlalu ribet. Enakan di sini simple aja. Gak aneh2.

So… gw memutuskan balik lg deh nulis2 di sini. Ntar beberapa postingan di http://www.mywonderwalls.com gw pindahin ke mari.

It’s good to be back !!!